Sejarah DOI : Digital Object Identifier
Jurnal seharusnya dikelola secara professional sehingga akan menghasilkan produk yang berkualitas. Artikel / makalah yang sudah dipublikasi seharusnya tersedia secara online sehingga mudah untuk di unduh oleh seluruh orang. Artikel tersebut akan memberikan manfaat yang luar biasa. Namun, perlu adanya identitas yang berbeda untuk melakukan identifikasi setiap artikel yang diterbitkan. Artikel akan lebih mudah penghitungan sitasinya apabila memiliki nomor unik untuk identifikasi. Logo DOI. Sistem DOI berasal dari inisiatif bersama dari tiga asosiasi perdagangan di industri penerbitan (Asosiasi Penerbit Internasional; Asosiasi Penerbit Ilmiah, Teknis dan Medis Internasional; Association of American Publishers). Meskipun berasal dari penerbitan teks, DOI dipahami sebagai kerangka umum untuk mengelola identifikasi konten melalui jaringan digital, yang mengakui kecenderungan konvergensi digital dan ketersediaan multimedia. Sistem ini diumumkan di Frankfurt Book Fair 1997. In...