Menghitung Harga Pokok Produksi Telur Ayam Ras


Telur hasil ternak atau usaha kita harus benar-benar dihitung harga pokok produksinya. Telur ayam ras yang menjadi alat kita berbisnis harus memberikan keuntungan yang maksimal. Jangan sampai usaha telur ayam ras kita merugi karena salah dalam menghitung harga pokok produksinya. Cara menghitung Harga pokok produksi (HPP) sebenarnya sangat mudah. Syaratnya adalah kita selalu mencatat setiap pengeluaran yang telah dilakukan.

cara hitung harga pokok produksi telur ayam ras
Telur ayam ras.

Cara menghitung Harga Pokok Produksi Telur Ayam Ras

Rumus menghitung HPP telur ayam ras adalah

Rumus = RATA-RATA HARGA PAKAN X FCR GLOBAL 3,33

Semua biaya-biaya sudah termasuk di dalam HPP :
  1. Biaya pakan = -/+ 75%;
  2. Biaya operasional, meliputi 20 item= -/+ 10%;
  3. Biaya obat, vitamin, vaksin, mikro mineral dan kimia untuk kesehatan ayam (Kesyam) = -/+ 3%;
  4. Biaya kemasan telur :
    * Peti = 0,1%;
    * Egg trey karton di luar Jawa = -/+ 3%;
  5. Penyusutan investasi = -/+ 4%;
  6. Penyusutan ayam : jumlah dan nilai = -/+ 7%.

CONTOH :

Sebagai contoh dalam penghitungan harga pokok produksi telur ayam ras untuk memudahkan memahami cara menghitung HPP sebagai berikut:

Harga pakan rata-rata dalam sebulan Rp 5.500,-/KG X FCR global 3,33.
HPP = Rp 18.315,-/kg.

FCR global, yaitu pakan pada periode :
  1. Pullet s/d umur 19 minggu = 8 kg
  2. Layer umur 20-80 minggu = 46 kg
  3. Total 54 kg. Produksi telur hen house (HH), seperiode 20-80 minggu = 20 kg/ekor.
    FCR produksi = 54 kg pakan : 20 kg telur = 2,70.
    Biaya-biaya produksi selain pakan setara 0,63.
  4. Jadi FCR global = 2,70 + 0,63 = 3,33.
Tips: apabila terhadap ayam yang mati, cobalah untuk melakukan bedah ayam agar penyakit dapat diatasi.

Comments

Popular posts from this blog

Merpati Endemik Jenis Keter

Mengenal dan Cara Penanganan Over Birahi, Over Jinak, Pre-objektif Pada Cucak Ijo

Merpati Pos Jambul Dengan Modifikasi Gen