PENILAIAN OTENTIK (UNJUK KERJA)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Beragam teknik dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar siswa, baik yang berhubungan dengan proses belajar maupun hasil belajar, teknik pengumpulan informasi tersebut pada prinsipnya adalah cara penilaian kemajuan belajar peserta didik berdasarkan standart yang ditentukan oleh kurikulum. Pada standart pendidikan, kita temukan indikator-indikator pembelajaran. Dalam indikator pembelajaran inilah nantinya seorang guru dapat menentukan cara penilaian yang sesuai. Ada tujuh teknik penilaian yang dapat digunakan salah satunya yaitu penilaian unjuk kerja/kinerja/ performance.
Penilaian kinerja siswa merupakan salah satu alternatif penilaian yang difokuskan pada dua aktivitas pokoknya, yaitu: observasi proses saat berlangsungnya unjuk keterampilan dan evaluasi hasil cipta atau produk. Penilaian bentuk ini dilakukan dengan mengamati saat siswa melakukan aktivitas di kelas atau menciptakan suatu hasil karya sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kecakapan yang ditampilkan siswa adalah variabel yang dinilai.
Penilian terhadap kecapakan siswa didasarkan pada pertimbangan antara kinerja siswa dengan target yang telah ditetapkan. Proses penilainnya dilakukan mulai persiapan, melaksanakan tugas sampai dengan hasil akhir yang dicapai. Oleh karena itu, penilaian dengan tertulis dan lisan saja tidak dapat mewakili secara keseluruhan segala penilaian yang dinginkan apalagi dengan materi pembahasan yang menuntut siswa agar dapat memecahakan masalah dan menetukan sikap, bekerja sama dengan teman sekelompoknya dan lain-lainnya, maka penilaian kinerja akan menjawab semua pertanyaan yang belum bisa terjawab pada penilaian secara lisan dan tulisan
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Konsep dari Penilaian Ujuk Keraj (Performance) ?
2. Bagaimana Langkah-langkah Penilaian Unjuk Kerja ( Performance) ?
3. Bagaimana Pelaksanaan Penilaian Unjuk Kerja (Performance)?
C. Tujuan
1. Untuk Mengetahui Konsep Penilian Unjuk Kerja ( Performance) ?
2. Untuk Mengetahui Langkah-langkah Penilaian Unjuk Kerja (Performance) ?
3. Untuk Mengetahui Pelaksanaan Penilaian Unjuk Kerja ( Performance) ?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Penilaian Unjuk Kerja
1. Pengertian Penilaian Ujuk Kerja
Penilaian kinerja atau penilaian unjuk kerja adalah katagori papan yang dapat melibatkan menciptakan produk atau menunjukkan suatu proses. Semakin deket penilaian mendekati situasi belajar mengajar, bahkan mungkin mempertimbangkan gaya bahasa siswa, semakin baik validitas penilaian (David Allen Payne, 2003: 286). Tes unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu. Penilain ini cocok digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tgas tertentu seperti: prakterk dilaboratorium, praktik sholat, praktik Olahraga, presentasi, diskusi, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi dll. Cara penilaian ini dianggap lebih otentik dari pada tes tertulis karena apa yang dinilai mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya (http://tri-mei.blogspot.com/2012/03/penilaian-unjuk-kerja.html).
Dalam pedoman penilaian di SD/MI dinyatakan bahwa tes kinerja adalah tes yang penugasaanya disampaikan dalam bentuk tulisan ataupun lisan dan proses penilainnya dilakukan sejak siswa melakukan persiapan, melaksanakan tugas sampai akhir dengan hasil akhir (Permendikbud nomor 23 tahun 2016). Penilain kinerja pada prinsipnya lebih ditekankan pada proses keterampilan dan kecakapan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.
Penilaian kinerja secara sederhana didefinisikan sebagai penilaian terhadap proses pembelajaran yang menunjukkan kemampuan siswa dalam proses maupun produk ( Zainuk dan Mulyana, 2009: 53-54). Performance assement adalah penilaian berdasarkan hasil pengamatan penilai terhadap aktivitas siswa sebagaimana yang terjadi. Penilaian dilakukan terhadap unjuk kerja, tingkah laku, atau interaksi siswa. Performance assesment digunakan untuk menilai kemampuan siswa melalui penugasan. Penugasan tersebut dirancang khusus untuk menghasilkan respon (lisan atau tulis), menghasilkan kerya (produk) atau menunjukkan penerapan pengetahuan. Tugas yang diberikan kepada siswa harus sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai dan bermakna bagi siswa (Setyono, 2005:3) .
Sedangkan menurut Majid ( 2006: 88) performance assessment merupakan penilaian dengan berbagai macam tugas dan situasi di mana peserta tes diminta untuk mendemontrasikan pemahaman dan mengaplikasikan pengertahuan yang mendalam, serta keterampilan di dalam berbagai macam konteks. Jadi boleh dikatakan bahwa performance assessment adalah suatu penilaian yang meminta peserta tes untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuan ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria- kriteria yang di inginkan.
Berdasarkan pada panduan teknis penilaian dan pengisian raport di SD Kementrian dan Kebudayaan Tahun 2014, penilaian kinerja merupakan suatu penilaian yang meminta peserta didik untuk melakukan tugas pada situasi yang sesungguhnya dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Misalnya memainnkan alat music, menggunakan mikroskop, menyanyi, bermain peran, menari dan lain sebagainya.
Berdasarkan beberapa pendapat tersebut dapat simpulkan bahwa performance assesment adalah suatu bentuk penilaian untuk mendemontrasikan atau mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh oleh siswa dan menggambarkan suatu kemampuan siswa melalui suatu proses, kegiatan atau unjuk kerja.
2. Ruang Lingkup
Penilaian unjuk kerja (performance assesment ) merupakan salah satu alternatif penilaian yang difokuskan pada dua aktivitas pokok, yaitu: Observasi proses saat berlangsungnya unjuk keterampilan dan evaluasi hasil cipta atau produk. Penilaian bentuk ini dilakukan dengan mengamati saat siswa melakukan aktivitas di kelas atau menciptakan suatu hasil karya sesuai dengan tujuan pembelajaran
3. Karakteristik
Menurut Sitggins (1994: 160 ) salah satu karakteristik penilaian kinerja siswa adalah dapat digunaan untuk melihat kemampuan siswa selama proses pembelajaran tanpa harus menunggu sampai proses tersebut berakhir. Menurut Sudaryono (2012 : 74) mengemukakan bahwa penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu. Cara penilaian ini dianggap lebih otentik dari pada tes tertulis karena apa yang dinilai lebih mencerminkan kemampuan peserta didik sebenarnya.
Karekteristik penilian kinerja menurut Norman ( dalam Siti Mahmudah, 2008:18) adalah (1) tugas-tugas yang diberikan lebih realisti atau nyata; (2) tugas-tugas yang diberikan lebih kompleks sehingga mendorong siswa untuk berpikir dan ada kemungkinan mempunyai solusi yang banyak; (3) waktu yang diberikan untuk assesmen lebih banyak; (4) dalam penilaiannya lebih banyak menggunakan pertimbangan.
Adapun pendapat lain yang dikemukakan oleh Isyanti (2004:6) bahwa penilaian unjuk kerja dapat mengungkapkan potensi siswa dalam memecahkan masalah, penalaran, dan komunikasi dalam bentuk tulisan maupun lisan. Menurut Setyono (2005: 3) bahwa penilaian performance digunakan untuk menilai kemmapuan siswa melalui penugasan yang berupa aspek pembelajaran kinerja dan produk. Hutabarat (2004:16) berpendapat bahwa penilaian kinerja lebih tepat untuk menilai kemampuan siswa dalam menyajikan lisan, pemecahan masalah dalam suatu kelompok, partisipasi siswa dalam suatu kegiatan pembelajaran, kemampuan siswa dalam menggunakan peralatan laboratorium serta kemampuan siswa mengoperasikan suatu alat.
B. Langkah-Langkah Unjuk Kerja
Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam membuat performance assessment adalah 1) Identifikasi semua langkah-langkah penting atau aspek yang diperlukan atau yang akan mempengaruhi hasil akhir; 2) Menuliskan kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas ; 3) mengusahakan kemampuan yang akan diukur tidak terlalu banyak sehingga semua dapat diamati; 4) Mengurutkkan kemampuan yang akan diukur berdasarkan urutan yang akan diamati; 5) Bila menggunakan skala rentang, perlu menyediakan criteria untuk setiap pilihan ( Hutabarat, 2004:7).
Secara umum langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penilian untuk unjuk kerja adalah:
1. Menentukan KD yang akan dinilai dengan teknik penilaian unjuk kerja beserta indikator-indikatornya.
2. Identifikasi semua langkah-langkah yang penting yng diperlukan atau yang akan mempengaruhi hasil akhir (output) yang terbaik.
3. Tulislah perilaku kemampuan-kemampuan spesifik yang penting diperlukan untuk menyelesaikan tugas dan menghasilkan hasil akhir yang terbaik.
4. Rumuskan kriteria kemampuan yang akan diukur (tidak terlalu banyak sehingga semua kriteria tersebut dapat observasi selama peserta didik mengerjakan tugas)
5. Definisikan dengan jelas kriteria kemampuan yang akan diukur atau karakteristik produk yang dihasilkan (harus dapat diamati)
6. Urutkan kriteria-kriteria kemampuan yang akan dibuat berdasarkan urutan yang akan diamati.
7. Kalau ada periksa kembali dan bandingkan dengan kriteria-kriteria kemampuan yang sudah dibuat sebelumnya oleh orang lain dilapangan.
C. Pelaksanaan Penilaian Performance
1. Dalam melaksanakan penilaian unjuk kerja perlu diperhatikan langkah-langkah berikut:
a. Langkah-langkah kinerja yang diharapkan dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi,
b. Kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja tersebut.
c. Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
d. Upayakan kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak, sehingga semua dapat diamati
e. Kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan yang akan diamati.
2. Cara melaksanakan assesmen kinerja, dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a. Assessment kinerja klasikal digunakan untuk mengakses kinerja siswa secara keseluruhan dalam satu kelas.
b. Assessment kinerja keompok untuk mengakses kinerja siswa secara berkelompok.
c. Assesment kinerja individu untuk mengakses kinerja siswa secara individu.
3. Rambu-rambu Penilaian Unjuk Kerja atau Praktek
Tugas-tugas untuk penilaian unjuk kerja atau praktik harus memenuhi beberapa acuan kualitas berikut:
a. Tugas unjuk kerja mengarahkan peserta didik untuk menunjukkan pencapaian hasil belajar
b. Tugas unjuk kerja dapat dikerjakan oleh peserta didik
c. Mencantumkan waktu/kurun waktu pengerjaan tugas
d. Sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik
e. Sesuai dengan konten/cakupan kurikulum
f. Tugas bersifat adil ( tidak bias gender dan latar belakang social ekonomi)
Sementara itu, rubrik penilaian unjuk kerja atau praktik harus memahami beberapa kriteria berikut ini:
a. Rubrik memuat seperangkat indikator untuk menilai kompetensi tertentu
b. Indikator dalam rubrik diurutkan berdasarkan urutan langkah kerja pada tugas atau sistematika pada hasil kerja peserta didik.
c. Rubrik dapat mengukur kemampuan yang akan diukur (valid)
d. Rubrik dapat digunakan (fleksibel) dalam menilai kemampuan peserta didik.
e. Rubrik dapat memetakan kemampuan peserta didik.
f. Rubrik disertai dengan penskoran yang jelas untuk mengambil keputusan.
4. Teknik Penilaian Unjuk Kerja
Pengamatan unjuk kerja perlu dilakukan dalam berbagai konteks untuk menetapkan tingkat ketercapaian kemampuan tertentu. Untuk menilai kemampuan berbicara peserta didik, misalnya dilakukan pengamatan atau observasi berbicara yang beragam, seperti diskusi dalam kecil, berpidato, berbicara, teknik bertanya, kemampuan menyampaikan pendapat, dan melakukan wawancara. Dengan demikian, gambaran kemampuan peserta didik akan lebih utuh. Untuk mengetahui unjuk kerja peserta didik dapat menggunakan alat atau instrument berikut:
a. Daftar Cek (Check-List)
Penilaian unjuk kerja dapat dilakukan dengan menggunakan daftar cek (baik-tidak baik). Dengan menggunakan daftar cek, peserta didik dapat memperoleh nilai bila kriteria penguasaan kompetensi tertentu dapat diamati oleh penilai. Jika tidak dapat diamati, peserta didik tidak memperoleh nilai.
Kelamahan daftar cek ini adalah penilai hanya mempunyai dua pilihan mutrka, misalnya benar-salah, diamati – tidak diamati, baik – tidak baik. Dengan demikian daftar cek tidak terdapat nilai tengah, namun daftar cek lebih praktis digunakan untuk mengamati dan menilai subjek dalam jumlah besar.
b. Skala Penilaian
Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinan penilain member nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu., karena pemberian nila secara berkelanjutan di mana penilaian katagori ini lebih dari dua. Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai sempurna. Misalnya, 1 = tidak semurna, 2 = cukup sempurna, 3= sempurna, 4 = sangat sempurna. Untuk memperkecil factor subyektifitas, perlu dilakukan penilaian oleh lebih dari satu guru, agar penilainnya lebih akurat.
Menurut Abdul Madid (2015: 64-65) menyatakan ada beberapa cara berbeda untuk merekam hasil penilaian berbasis kinerja :
a. Daftar Cek (Checklist)
Digunakan untuk mengetahui muncul atau tidaknya unsur-unsur tertentu dari indicator atau sub indicator yang harus muncul dalam sebuah peristiwa atau tindakan.
b. Catatan Anekdot/ Nararasi ( Anecdotal/ Narrative recods)
Digunakan dengan cara guru menulsi laporan narasi tentang apa yang dilakukan oleh masing-masing peserta didik selama melakukan tindakan. Dari laporan tersebut guru dapat menentukan seberapa baik peserta didik memenuhi standart yang ditetapkan.
c. Skala Penilaian (Rating Scale)
Skala penilain biasanya digunakan dengan skala numeric berikut predikatnya. Misalnya, 5 = sangat baik, 4 = baik, 3 = cukup, 2 = kurang, 1 = sangat kurang.
d. Memori atau ingatan ( Memory Appoach)
Digunakan oleg guru dengan cara mengamati peserta didik ketika melakukan sesuatu. Dengan tanpa membuat catatan. Guru mwnggunakan informasi dari memorinya untuk menentukan apakah peserta didik sudah berhasil atau belum. Cara seperti tetap ada manfaatnya, namun tidak cukup dianjurkan.
D. Contoh Penilaian Unjuk Kerja.
CONTOH 1
KISI-KISI PENILAIAN UNJUK KERJA
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasamani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Materi Pokok : Pembelajaran Permainan Bola Voli
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
Standart Kompetensi | Kompetensi Dasar | Indikator | Sub Indikator |
6. Mempraktikan gerak dasar ke dalam permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. | 6.2 mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga berege bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagai tempat dan peralatan. | 1. Mempraktikan teknik dasar passing bawah dan passing atas bola voli dengan koordinasi yang baik secara berpasangan atau kelompok | 1. Mempraktikan passing bawah berpasangan 2. Melaksanakan passing atas berpasangan |
2. Mempraktikan servis atas dan servis bawah | 1. Mempraktikan servis atas 2. Mempraktikan servis bawah | ||
3. peraturan yang dimodifikasi untuk memupukkan kerjasama dan toleransi | 3. melakukan permainan / pertandingan beregu/ kelompok |
RUBRIK PENILAIAN BOLA VOLI
Komponen Yang Dinilai | 4 Sangat Sempurna | 3 Sempurna | 2 Cukup Sempurna | 1 Tidak Sempurna |
Mempraktikan passing bawah berpasangan | 1. Posisi kedua kaki diregangkan 2. Kedua tangan saling mengepal, ibu jarinya diatas kepalan 3. Badan condong ke depan 4. Menerima pukulan dengan baik dan membalik memukul | Jika memenuhi tiga kriteria | Jika memenuhi dua kriteria | Jika memenuhi 1 kriteria |
Mempraktikan passing atas berpasangan | 1. Posisi berdiri tegak, kaki agak dibuka 2. Kedua tangan diatas kepala dan jari-jari agak direnggangkan membentuk lengkunh setengah bola 3. Kedua lutut agak ditekuk, badan agak ke depan 4. Dapat mengoper bola dan menerima operan bola dengan baik. | Jika memenuhi tiga kriteria | Jika memenuhi dua kriteria | Jika memenuhi 1 kriteria |
Mempraktikan servis bawah | 1. Posisi kaki kiri lebih kedepan 2. Posisi tangan kiri menengadah ke atas yg terdapat bola 3. Posisi kanan menggenggam diayunankan kebelakang 4. Posisi tubuh kembali tegak lurus ketika memukul bola. | Jika memenuhi tiga kriteria | Jika memenuhi dua kriteria | Jika memenuhi 1 kriteria |
Mempraktikan servis atas | 1. Posisi kaki kiri lebih kedepan 2. Posisi tangan kiri melambungkan bola 3. Posisi kanan dikepakkkan mengayun/memukul bola yang melambung 4. Posisi tubuh kembali tegak lurus ketika memukul bola. | Jika memenuhi 3 (tiga) kriteria | Jika memenuh 2 (dua) kriteria | Jika memenuhi 1 (satu) kriteria |
Melakukan permainan berkelompok | 1. Setiap siswa diberi kesempatan sebagai penservis dan melakukan servis dengan baik dalam permainan. 2. Mengoper bola ke lawan atau teman dilakukan dengan passing atas 3. Mengoper bola ke lawan atau teman dengan passing bawah. 4. Bola yang diterima tidak dilembalikan langsung ke lawan. Antara anggota regu memberikan aba-aba mengambil dan mengoper bola. | Jika memenuhi 3 (tiga) kriteria | Jika memenuh 2 (dua) kriteria | Jika memenuhi 1 (satu) kriteria |
LEMBAR PENILAIAN UNJUK KERJA
Rating Scale
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasamani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Materi Pokok : Pembelajaran Permainan Bola Voli
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
Standart Kompetensi : 6. Mempraktikan gerak dasar ke dalam permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya
Kompetensi Dasar : 6. .2 mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga berege bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagai tempat dan peralatan
A. TUJUAN
Tujuan penggunaan Instrumen ini adalah untuk mengukur keterampilan siswa dalam pembelajaran bola voli
B. PETUNJUK
a. Bacalah dengan cermat indikator keterampilan guru!
b. Dalam melakukan penilaian mengacu pada deskriptor yang sudah ditetapkan.
c. Berilah tanda check ( √ ) pada kolom tingkat kemampuan yang sesuai dengan kriteria pengamatan!
d. Skala penilaian untuk masing-masing indikator adalah sebagai berikut :
1. jika satu deskriptor yang tampak
2. jika dua deskriptor yang tampak
3. jika tiga deskriptor yang tampak
4. jika empat deskriptor yang tampak
No. | Nama Siswa | Aspek Yang Di Nilai | |||||||||||||||||||
Mempraktikan passing bawah berpasangan | Mempraktikan passing atas berpasangan | Mempraktikan servis bawah | Mempraktikan servis atas | Melakukan permainan berkelompok | |||||||||||||||||
4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | ||
1. | A | P | P | P | P | P | |||||||||||||||
2. | B | P | P | P | P | P | |||||||||||||||
3. | C | P | P | P | P | P | |||||||||||||||
Dst | |||||||||||||||||||||
Observer
REKAPITULASI PENILAIAN UNJUK KERJA
Rating Scale
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasamani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Materi Pokok : Pembelajaran Permainan Bola Voli
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
NO. | NAMA | NILAI | TOTAL | Nilai | ||||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||||
1 | A | 3 | 3 | 4 | 4 | 4 | 21 | 84 |
2 | B | 2 | 2 | 3 | 3 | 3 | 13 | 52 |
3 | C | 3 | 4 | 3 | 4 | 2 | 16 | 64 |
Dst | ||||||||
LEMBAR PENILAIAN UNJUK KERJA
Check List
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasamani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Materi Pokok : Pembelajaran Permainan Bola Voli
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
Standart Kompetensi : 6. Mempraktikan gerak dasar ke dalam permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya
Kompetensi Dasar : 6. .2 mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga berege bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagai tempat dan peralatan.
Petunjuk : Berilah tanda P pada kolom yang sesuai dengan penilaian !
No. | Nama Siswa A | Aspek Yang Di Nilai | |||||||||
Mempraktikan passing bawah berpasangan | Mempraktikan passing atas berpasangan | Mempraktikan servis bawah | Mempraktikan servis atas | Melakukan permainan berkelompok dengan baik | |||||||
Baik | Tidak baik | Baik | Tidak Baik | Baik | Tidak Baik | Baik | Tidak Baik | Baik | Tidak Baik | ||
1. | A | P | P | P | P | P | |||||
2. | B | P | P | P | P | P | |||||
3. | C | P | P | P | P | P | |||||
Dst | |||||||||||
REKAPITULASI PENILAIAN UNJUK KERJA
Check List
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasamani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Materi Pokok : Pembelajaran Permainan Bola Voli
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
NO. | NAMA | NILAI | TOTAL | Nilai | ||||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||||
1 | A | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 3 | 60 |
2 | B | 0 | 1 | 1 | 1 | 0 | 3 | 60 |
3 | C | 1 | 1 | 1 | 1 | 0 | 4 | 80 |
Dst | ||||||||
Semarang, 06 Maret 2017
Observer
CONTOH 2
KISI-KISI PENILAIAN UNJUK KERJA
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi Pokok : Membaca Puisi
Hari/ Tanggal : 07 Maret 2017
Kelas/ Semester : V / 1
Standart Kompetensi | Kompetensi Dasar | Indikator | Sub Indikator |
3. Memahami teks dengan membaca teks percakapan, membaca cepat 75kata/ menit dan membaca puisi | 3.3 Memahami teks dengan lafal dan intonasi yang tepat. | 1. membaca puisi karangan sendiri di depan kelas dengan jeda, lafal, penghayatan dan intonasi yang tepat . | 1. Ketepatan ekspresi/mimik ketika membaca puisi 2. Melakukan intonasi atau lagu suara ketika membaca puisi secara tepat 3. Ketepatan dalam pelafalan ketika membaca puisi 4. Tepat dalam pemenggalan kata pada pembacaan puisi (jeda) 5. Memahami isi puisi dengan baik dan tepat 6. Mampu melakukan pantomimic (gerak tubuh dengan baik) |
Katagori penilaian
1. Mimik/ ekpresi 2. Intonasi 3. Lafal | 4. Jeda 5. Memahami isi puisi 6. Pantomimik |
RUBRIK PENILAIAN
NO. | Aspek yang di Nilai | Deskriptor | Skor |
1. | Mimik/ Ekspresi | a. Pandangan mata terarah ke depan, tenang, sungguh-sungguh *( memenuhi semua ) | 4 |
b. Pandangan mata terarah ke depan, tenang, dan kurang sungguh *(tidak memenuhi satu ) | 3 | ||
c. Pandangan terarah ke depan, tidak tenang, kurang sungguh-sungguh. *(tidak memenuhi dua) | 2 | ||
d. Pandangan mata tidak terarah ke depan, tidak tenang, kurang sungguh-sungguh *(tidak memenuhi semua ) | 1 | ||
2. | Pantomimik / Gerakan tubuh | a. Berdiri tegap, kertas tidak menutupi wajah dan tidak gugup *( memenuhi semua ) | 4 |
b. Berdiri tegak, kertas tidak menutupi wajah dan tampak gugup *(tidak memenuhi satu ) | 3 | ||
c. Berdiri tegap, kertas menutupi wajah dan tampak gugup *(tidak memenuhi dua) | 2 | ||
d. Berdiri dengan berbagai gerakan tambahan, kertas digoyang-goyang dan terkesan bermain *(tidak memenuhi semua ) | 1 | ||
3. | Intonasi | a. Intonasi sesuai dengan memudahkan pendengarkan untuk memahami isi yang disampaikan | 4 |
b. Intonasi kurang sesuai dan mengaburkan makna yang disampaikan. | 3 | ||
c. Intonasi terkesan dibuat-buat dan dipaksakan | 2 | ||
d. Intonasi datar | 1 | ||
4. | Lafal | a. Tidak ada kesalahan pelafalan | 4 |
b. Terdapat 1 atau 2 kesalahan pelafalan | 3 | ||
c. Beberapa pelafalan yang salah (lebih dari 3 kali) tetapi tidak menggangu konsentrasi | 2 | ||
d. Salah melafalkan beberapa bunyi dan menggangu konsentrasi | 1 | ||
5. | Jeda | a. Sangat tepat dalam penggunaan jeda dan pengelolaan nafas saat mengucapkan kata/kalimat | 4 |
b. Cukup dalam penggunaan jeda dan pengelolaan nafas saat mengucapkan kata/ kalimat. | 3 | ||
c. Tidak tepat dalam penggunaan jeda dan pengelolaan nafas | 2 | ||
d. Tidak sesuai dalam penggunaan jeda dan pengelolaan nafas mengucapkan kata/kalimat | 1 | ||
6. | Pemahaman Isi | a. Menghayati dan memahami isi puisi yang dibaca | 4 |
b. Menghayati dan kurang memahami puisi yang dibaca | 3 | ||
c. Kurang menghayati dan kurang memahami isi puisi yang dibaca | 2 | ||
d. Tidak menghayati dan tidak memahami isi puisi yang dibaca | 1 |
FORMAT PENILAIAN UNJUK KERJA
Rating Scale
Observ | ||||
A. TUJUAN
Tujuan penggunaan Instrumen ini adalah untuk mengukur keterampilan siswa dalam pembelajaran bola voli
B. PETUNJUK
a. Bacalah dengan cermat indikator keterampilan guru!
b. Dalam melakukan penilaian mengacu pada deskriptor yang sudah ditetapkan.
c. Berilah tanda check ( √ ) pada kolom tingkat kemampuan yang sesuai dengan kriteria pengamatan!
d. Skala penilaian untuk masing-masing indikator adalah sebagai berikut :
1. jika satu deskriptor yang tampak
2. jika dua deskriptor yang tampak
3. jika tiga deskriptor yang tampak
4. jika empat deskriptor yang tampak
No. | Nama Siswa | Aspek yang dinilai | Total | Nilai | |||||||||||||||||||||||
mimik | Pantomimik | Intonasi | Pelafalan | Jeda | Memahami isi | ||||||||||||||||||||||
4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | 4 | 3 | 2 | 1 | ||||
1. | A | P | P | P | P | P | P | 20 | 83,3 | ||||||||||||||||||
2. | B | P | P | P | P | P | P | 16 | 66,67 | ||||||||||||||||||
3. | C | P | P | P | P | P | P | 18 | 75 | ||||||||||||||||||
4. | Dst | ||||||||||||||||||||||||||
Observer
PENILAIAN UNJUK KERJA
Check List
Sekolah : SD Negeri 01 Semarang
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi Pokok : Membaca Puisi
Hari/ Tanggal : 06 Maret 2017
Kelas/ Semester : IV / 2
Standart Kompetensi : 3. Memahami teks dengan membaca teks percakapan, membaca cepat 75kata/ menit dan membaca puisi
Kompetensi Dasar : 3.3 Memahami teks dengan lafal dan intonasi yang tepat.
Petunjuk : Berilah tanda P pada kolom yang sesuai dengan penilaian !
Baik = skor 1 ; tidak baik = skor 0
No. | Nama Siswa | Aspek yang dinilai | Total | Nilai | |||||||||||
mimik | Pantomimik | Intonasi | Pelafalan | Jeda | Memahami isi | ||||||||||
Baik | Tidak baik | Baik | Tidak Baik | Baik | Tidak baik | Baik | Tidak baik | Baik | Tidak Baik | Baik | Tidak Baik | ||||
1. | A | P | P | P | P | P | P | 3 | 50 | ||||||
2. | B | P | P | P | P | P | P | 4 | 66.66 | ||||||
3. | C | P | P | P | P | P | P | P | 5 | 83.33 | |||||
Dst | |||||||||||||||
| |
| FORMAT OBSERVASI AKTIVITAS PESERTA DIDIK DAN GURU DALAM PELAKSANAAN TES ESSAY BERBASIS ONLINE
PETUNJUK Amatilah aktivitas/ unjuk kerja siswa ketika membaca puisi didepan kelas. Kemudian isilah format observasi dengan petunjuk berikut: 1. Sebelum unjuk kerja siswa dilakukan, pastikan semua lembar observasi unjuk kerja siswa sudah lengkap 2. Kegiatan unjuk kerja dilakukan 3-5 menit. Selama itu obserbvasi mengamati unjuk kerja siswa dalam membaca puisi 3. Observer dapat membuat catatan pengamatan / penilaian berupa deskripsi pada kolom yang sudah disediakan. 4. Penilaian dibatasi dengan beberapa katagori penilian sesuai yang diatas.
06 Maret 2017 Observer BAB III PENUTUP A. Simpulan Penilaian unjuk kerja sendiri adalah penilaian yang dapat mengungkapkan kemampuan siswa dalam pemahaman konsep. Pemacahan masalah dari komunikkasil Tujuan tugas penilaian unjuk kerja adalah untuk mengetahui apa yang siswa ketahui dan apa yang mereka lakukan. Tugas tersebut harus bermakna, autentik, dan dapat mengukur penguasaan siswa. Evaluasi hasil tugas penilaian unjuk kerja melibatkan pemahaman dan langkah-langkah. Untuk mengamati penilaian unjuk kerja peserta didik dapat menggunakan alat atau instrument lembar pengamatan atau observasi dengan daftar cek (check list) dan skala penilaian (rating scale). Tugas –tugas untuk penilaian unjuk kerja atau praktik harus menuhi beberapa acuan kualitas. Sementara rubrik penilaian unjuk kerja atau praktik harus memunuhi beberapa B. Saran Penyusunan dalam menyusun makalah ini masih banyak menemukan hambatan dari segi isi maupun literature, penyusun menyarankan pembaca untuk memberikan kritikan dan saran yang membangun untuk kesuksesan makalah selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA David Allen Payne. 2003. Applied Education Assesment. Canada : Wadsworth Group Hutabarat. 2004. Pengelolaan Data : Yogyakarta: Andi Offset http://tri-mei.blogspot.com/2012/03/penilaian-unjuk-kerja.html). Diunduh pada 05 Maret 2017 Majid, Abdul . 2006. Perencanaan Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya . Penilaian Autentik Proses dan Hasil Belajar. Bandung : PT Remaja Indonesia Masrukan. 2014. Asesmen Otentik Pembelajaran Matematika. Semarang : FMIPA UNNES Permendikbud nomor 23 tahun 2016 tentang Panduan Teknis Penilaian dan Pengisian Rapor di SD Sitggins , R. J. 2004. Student-Centered Classrom Assesment. New York: Macmilan Collage Publishing Company. Sudaryono. 2012. Dasar- Dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta : Graha Ilmu Supardi. 2015. Penilaian Autentik, pembelajaran Afektif, Kognitif dan Psikomotorik. Jakarta : Raja Grafindo Persada. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Comments